Akselerasi Netizen Indonesia (1)

Tahun baru resolusi baru. Banyak yang berharap terjadi perubahan positif pada diri masing-masing.

Tahun 2017 berlalu. Lalu siapkah kita di tahun 2018?

Idealnya, di zaman milenial ini, bukan hanya perubahan tahun yang disambut dengan sorak-sorai suka cita, tetapi pergantian hari pun harusnya demikian. Dunia hari ini adalah dunia yang berbeda dengan kemarin, akselerasi revolusi teknologi memegang peranan utama dalam setiap detak perubahan dan perkembangan masyarakat dunia.

Perubahan dunia tidak hanya ditandai oleh perubahan tahun. Karena setiap detik dunia selalu mengalami pembaruan. Mereka-reka masa depan menjadi lebih sukar karena ketidakpastian ritme perubahan dunia. Maka, sudah menjadi keharusan bagi setiap citizen Indonesia untuk lebih kokoh berkompetisi pada setiap lini kehidupan.

Masyarakat hari ini semakin mengglobal. Media sosial menjadi perantara paling menarik untuk mengetahui segala yang terjadi di dunia hari ini, hanya dengan menatap layar ponsel cerdas (smartphone) masing masing.

Kini manusia tidak hanya menjadi warga desa, warga kota, warga negara, dan warga dunia (baca: citizen), tetapi juga menjadi netizen. Mereka telah menjadi warga dalam sebuah dunia dan jaringan sejagad, dunia yang sangat luas dan abstrak. Dunia serba luas dan leluasa beropini dan berekspresi.

Penikmat youtube, instagram, blog, dan media sosial lainya telah dimanjakan dengan akses mudah luar biasa untuk melihat aktivitas netizen lain di belahan dunia manapun. Secara nyata mereka telah berperadapan global, berhadapan dengan masyarakat heterogen dari berbagai belahan dunia yang multi budaya.

Citizen acap kali harus mengasimilasi pola pikir supaya lebih mengglobal. Mereka berlomba-lomba menjadikan diri update menyerupai netizen yang dianggap kekinian.

Ada kepuasan tersendiri jika dirinya diapresiasi netizen lain menjadi citizen jaman now dengan jutaan like dan komen pada setiap posting-annya. Maka luasnya peluang eksistensi berbanding sejajar dengan kreativitas serta kemampuan komunikasi, beradaptasi, dan kolaborasi.

Lalu siapkah Indonesian citizen menyambut perubahan peradaban dunia nyata dan maya hari ini, besok, lusa dan seterusnya? (Bersambung).

Lamatut Durori

Lamatut Durori

Pendidik di Surabaya, lulusan Pendidkan Bahasa Inggris pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya. Email: lamatutdurori@gmail.com.

Satu tanggapan untuk “Akselerasi Netizen Indonesia (1)

  • Avatar
    3 Januari 2018 pada 11:27 am
    Permalink

    Awsome..šŸ˜

Komentar ditutup.