Libasut Taqwa


LIBASUT TAQWA, lahir di Bima Nusa Tenggara Barat. Menyelesaikan sarjana di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya pada jurusan Siyasah Jinayah dengan predikat terbaik. Pada Februari 2017, diwisuda sebagai lulusan terbaik pada Program Pascasarjana Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia. Meminat kajian isu Timur Tengah, politik Islam, hubungan internasional, dan isu-isu sosial.

Selain aktif dalam beberapa kegiatan sosial, Libas juga menulis di waktu senggang. Beberapa tulisan yang telah diterbitkan antara lain; “Sjahrir dan Akal Merdeka” dalam Mosaik Pemikiran Pendiri Bangsa, Megawati Institute (2016). “Membangun Jaringan Islam Nusantara,” dalam Islam Nusantara, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (2015). “Pasca Arab Spring: Ke mana Masa Depan Peradaban Islam?” dalam Membendung Sektarianisme, Jurnal Tashwirul Afkar Edisi 36 (2017), dan  “Implementasi Bhinneka Tunggal Ika dalam Kehidupan Bermasyarakat” dalam Berbeda Bukanlah Dosa, Penerbit Dream Litera Buana, Malang (2016).

Beberapa kali makalahnya dipresentasikan di forum internasional, antara lain, makalah dengan judul, “Indonesia’s Multi-track Diplomacy Toward Palestine: Indonesian Society’s Supports  For Palestinian in the Social, Education, and Cultural Aspects,” pada  6th International Conference on Trends in Social Sciences and Humanities (TSSH 2016), tanggal 26-27 di Desember 2016, Bangkok, Thailand. “Local Wisdom in the Management of Forests in North Lombok Bayan Indigenous People,”  pada International Conference On Ethics In Governance (ICONEG 2016) “Intersecting Law, Religion, and Politics”, tanggal 19-20 Desember 2016, di Makassar, Indonesia. “Indonesian Multi-track Diplomacy Toward Palestine: Indonesian Red Crescent (Bulan Sabit Merah Indonesia) Support For Palestinians Education”, pada The Asia Pasific Research in Social Science and Humanities (APRiSH) Universitas Indonesia, tanggal 7-9 November 2016, di Depok. “Management of Forests in North Lombok Bayan Indigenous People.” pada World Culture Forum, tanggal 10-14 Oktober 2016 di Bali. Dan “Indonesia: Jalasveva Jayamahe,” pada International Conference on Indonesian Foreign Policy (Foreign Policy Community of Indonesia), tanggal 13 Juni 2015, di Jakarta.

Sebelumnya, Libas berpengalaman sebagai peneliti pada Abdurrahman Wahid Centre Universitas Indonesia Depok (April 2013 – Mei 2014) dan Pusat Studi Pancasila dan Agama (PUSPA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Juga pernah menjabat Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Arrisalah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya (April 2013-April 2014).